Zat Tunggal: Pengertian, Jenis, Sifat-Sifat, dan Contohnya
2. Aluminium (Al)
Pada aluminium sebenarnya tidak terdapat dalam bentuk yang murni, melainkan dalam bentuk bijih. Bauksit merupakan sebutan bagi bijih aluminium, kriolit, kaolin atau tanah liat, dan tawas. Bijih aluminium yang biasa digunakan dalam pembuatan logam adalah bauksit.
3. Tembaga (Cu)
Di alam, tembaga terdapat dalam bijih kalkopirit, yaitu logam tembaga yang berkaitan dengan besi dan belerang. Bijih tembaga lain terdapat pada bentuk sulfida, oksida atau karbonat, seperti bijih tembaga glance kalkosit, kuprit, dan malasit.
4. Emas (Au)
Contoh zat tunggal selanjutnya adalah emas. Zat ini terdapat pada batuan, sering dicampur dengan tembaga dan perak. Logam emas tidak dapat dipengaruhi oleh asam. Emas hanya larut dalam larutan yang dibuat dari asam klorida dengan asam sulfat.
5. Silikon (Si)
Silikon biasanya terdapat dalam bentuk silikon dioksida dan senyawa silikat. Beberapa kegunaan silikon, antara lain sebagai bahan pembuatan kaca atau gelas, bahan dasar pembuatan semen, dan lain-lain.
Sekian ulasan mengenai zat tunggal mulai dari pengertian, jenis , sifat-sifat, dan contohnya. Semoga bisa menambah wawasan kalian ya!
Editor: Puti Aini Yasmin