Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai
Advertisement . Scroll to see content

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:51:00 WIB
Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra (kedua dari kiri) menegaskan hubungan Indonesia dan AS yang kian erat (foto: Mei Sada)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra menegaskan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat yang kian erat. Hal itu ditegaskan Yusril saat menghadiri acara perayaan 250 tahun kemerdekaan AS di Kediaman Duta Besar AS di Jakarta pada Kamis (11/6/2026).

Kedua negara telah meningkatkan status kerja sama menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2023. Menurutnya, hubungan kedua negara tidak hanya dibangun melalui kerja sama formal antarpemerintah, tetapi juga didorong oleh komunikasi intensif para pemimpin negara.

“Sejak evolusi hubungan kita menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada tahun 2023, Indonesia dan Amerika Serikat terus memperdalam kerja sama dalam semangat saling menghormati dan kepentingan bersama,” kata Yusril.

Dia menilai komunikasi yang terjalin baik antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump menjadi cerminan komitmen kedua negara untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Komunikasi yang erat dan pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump mencerminkan komitmen bersama kita untuk memberikan manfaat nyata bagi kedua negara,” ujarnya.

Yusril juga menyoroti kuatnya hubungan ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat. Menurutnya, AS saat ini menjadi salah satu tujuan ekspor terbesar Indonesia sekaligus sumber investasi asing yang penting.

Kerja sama kedua negara disebut memiliki peluang besar untuk berkembang di berbagai sektor strategis. Di antaranya energi, teknologi maju, ketahanan pangan, inovasi digital, hingga penguatan rantai pasok global.

Yusril juga menjelaskan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia saat ini tengah fokus memperkuat ketahanan ekonomi, pangan, energi, teknologi tinggi dan pertahanan nasional. Agenda ini yang kemudian makin membuka ruang kerja sama yang semakin luas dengan Amerika Serikat.

“Ketahanan ekonomi, ketahanan pangan dan energi, teknologi tinggi, dan pertahanan nasional merupakan pusat dari visi ini dan menciptakan ruang yang bermakna bagi kerja sama dengan mitra tepercaya seperti Amerika Serikat,” katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut