Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 639.732 Orang Lamar Kopdes Merah Putih, 483.648 Lolos Tahap Awal
Advertisement . Scroll to see content

Waspada Penipuan Rekrutmen Kopdes Merah Putih, Zulhas: Tidak Ada Orang Dalam!

Senin, 04 Mei 2026 - 13:25:00 WIB
Waspada Penipuan Rekrutmen Kopdes Merah Putih, Zulhas: Tidak Ada Orang Dalam!
Menko Pangan Zulkifli Hasan meminta masyarakat waspada terhadap penipuan rekrutmen Kopdes Merah Putih. (Foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta masyarakat waspada terhadap praktik penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen manajer serta pegawai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan program Kampung Nelayan. Ia menegaskan tidak ada orang dalam untuk titip-menitip.

Ia mengatakan sejumlah oknum memanfaatkan program tersebut untuk menipu masyarakat dengan berbagai modus, mulai dari penyebaran tautan palsu hingga permintaan sejumlah uang di media sosial.

"Ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Kopdes Merah Putih menyebar link palsu, mengambil data pribadi, terancam disalahgunakan, bahkan memungut biaya, memungut biaya, minta uang, bayaran," katanya dalam konferensi pers, Senin (4/5/2026).

Zulhas menekankan bahwa proses rekrutmen resmi tidak memungut biaya apa pun. Pemerintah juga memastikan tidak ada jalur khusus atau titipan orang dalam yang bisa meloloskan peserta.

"Kami tegaskan di sini satu-satunya website resmi adalah phtc.panselnas.go.id. Tidak ada biaya satu rupiah pun, tidak ada seperti yang kami umumkan dulu. Tidak ada pungutan biaya apa pun, tidak ada orang dalam," lanjutnya.

Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu dan mengimbau agar melaporkan ke penegak hukum jika menemukan modus-modus tersebut.

"Tidak ada bantu-membantu, nggak ada. Kalau ada yang minta uang, itu pasti penipuan dan saya minta laporin saja ke aparat hukum atau polisi. Ini pembukaan, baru saya lanjut. Karena itu marak sekali itu," pungkasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut