Waspada Hujan Lebat dan Petir Sepekan ke Depan, Ini Daftar Wilayah Terdampak
Selain itu, BMKG membeberkan kombinasi radiasi matahari yang tinggi dan kelembaban udara yang cukup dapat menyebabkan suhu yang relatif panas pada pagi hingga siang hari, diikuti dengan kondisi hujan yang signifikan pada sore hingga malam hari.
Gempa Besar M6 Guncang Hokkaido Jepang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
Meskipun sejumlah daerah sudah mulai beralih menuju musim kemarau, BMKG mengatakan potensi hujan masih dapat terjadi dalam sepekan ke depan karena pengaruh dinamika atmosfer yang terpantau aktif.
Saat ini, Madden-Julian Oscillation (MJO) berada di fase 2 (Indian Ocean) dan diprediksi melewati sebagian wilayah Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, serta sebagian besar Pulau Jawa dan Laut Jawa.
Kemudian, Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur diprediksi aktif di sebagian wilayah Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan, Sulawesi, Pulau Jawa, hingga Nusa Tenggara Timur, serta Laut Jawa dan Laut Flores. Sementara itu, Gelombang Rossby Ekuatorial diprediksi akan aktif di sebagian wilayah Aceh, Papua Barat Daya, Pulau Jawa, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Maluku, dan Maluku Utara.
“Keberadaan gangguan atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah-wilayah yang disebutkan, secara khusus, wilayah yang terpengaruh oleh ketiga fenomena ini, yaitu sebagian besar Pulau Jawa, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi,” jelas BMKG.