Dia memerinci, telah dilakukan 18 sorti penerbangan oleh dua operator dengan penyemaian sebanyak 12,4 ton Natrium Klorida (NaCl) dan 3,6 ton Kalsium Oksida (CaO) ke dalam sistem awan yang berpotensi memicu hujan ekstrem hingga 10 Juli 2025. Penyemaian juga dilakukan terhadap awan di atas laut sehingga hujan dapat turun sebelum mencapai daratan.
BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Terutama Jabodetabek
Andri menyebut meski telah dilakukan modifikasi cuaca, BMKG mencatat potensi hujan diprediksi meningkat kembali mulai 12 Juli 2025. Sehingga kegiatan modifikasi cuaca masih terus dilakukan secara intensif untuk menjaga stabilitas kondisi cuaca di wilayah tersebut.
BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Terjadi Sepekan ke Depan, Ingatkan Pemda Siaga
"Dengan pemantauan visual dan radar secara intensif, operasi ini dinilai berhasil menekan intensitas hujan dan memberikan ruang waktu yang lebih aman bagi masyarakat," ujarnya.
Editor: Rizky Agustian