Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Wapres Ma'ruf Amin Ungkap 2 Alasan Pemerintah Batal Berangkatkan Haji 2020

Senin, 08 Juni 2020 - 21:18:00 WIB
Wapres Ma'ruf Amin Ungkap 2 Alasan Pemerintah Batal Berangkatkan Haji 2020
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin angkat bicara mengenai kritikan sebagian pihak terkait keputusan pemerintah yang membatalkan keberangkatan haji 2020. Pemerintah, menurut dia, memiliki pertimbangan terkait hal tersebut

Ma'ruf mengungkapkan, salah satu alasannya karena waktu persiapan yang terbilang pendek. "Memang belum ada pemberitahuan (pembatalan) resmi dari pihak Arab Saudi, dan tidak mungkin juga (karena) jaraknya sudah pendek. Memberangkatkan lebih dari 210 ribu jemaah dengan persiapan yang pendek itu tidak mungkin," katanya dalam telekonferensi pers dari Jakarta, Senin (8/6/2020).

Selain itu, Ma'ruf mengatakan, faktor keamanan dalam perjalanan haji juga menjadi pertimbangan pemerintah untuk membatalkan keberangkatan jemaah haji di tengah pandemi Covid-19. Perjalanan para jemaah menuju Tanah Suci dan kembali lagi ke Indonesia memiliki risiko tinggi terhadap penularan Covid-19.

"Di samping itu, keamanan di jalan tidak bisa terjamin untuk tidak terjadi penularan Covis-19. Kalau terjadi penularan, kemudian satu pesawat harus masuk karantina semua, maka itu justru akan menyulitkan; belum lagi nanti tawaf-nya," tuturnya.

Pembatalan keberangkatan calon jemaah haji pada musim haji 2020/1441 Hijriah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 494 Tahun 2020. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan pembatalan tersebut mempertimbangkan faktor perlindungan bagi masyarakat secara umum.

"Ini sungguh keputusan yang cukup pahit dan sulit. Di satu sisi, kita sudah menyiapkan berbagai upaya dan usaha; tapi di sisi lain, kita memikul tanggung jawab untuk memberikan perlindungan kepada jemaah haji. Ini merupakan tanggung jawab negara terkait risiko keselamatan," tuturnya.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut