Wagub Jabar dan Atalia Praratya Edukasi DBD kepada Ibu PKK bersama Soffel
“Penting sekali kita bergerak bersama dengan masyarakat untuk menginformasikan bahaya demam berdarah, termasuk hari ini saya bersama dengan Enesis dan juga Kompas.com berkolaborasi bersama-sama, jadi ada bantuan terhadap pemerintah terkait dengan upaya-upaya untuk mengatasi permasalahan ini. Tentu itu bukan suatu hal yang cukup, dalam arti bahwa kita memang harus betul-betul melakukan pola perilaku hidup yang sehat di masyarakat. Jadi dari diri pribadi dan keluarga juga harus mampu untuk menjaga diri agar kita semua terhindar dari permasalahan ini,” ucapnya.
Selain itu, tim Enesis pun mempraktikan uji ampuh bersama Soffell dengan menunjukan bahwa tangan yang sudah menggunakan Soffell tidak akan digigit oleh nyamuk. Ini merupakan edukasi terkait pencegahan Demam Berdarah Dengue melalui 3M Plus, Menutup, Menguras, Mendaur ulang, dan menggunakan lotion anti nyamuk. Tak disangka, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat pun ikut mencoba uji ampuh dengan Soffell.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Enesis menuturkan, “bahwa ini merupakan kerja sama antara Kementerian Kesehatan, Enesis, dan pemerintah terkait dilaksanakan sejak peringatan Asean Dengue Day hingga kini dalam peringatan Hari Nyamuk Sedunia.”
Tidak hanya melakukan edukasi di sekolah, tapi juga di pasar, Rumah Sakit, dan MTI serta ibu-ibu PKK di Cirebon, Malang, Yogyakarta, dan Bandung, nantinya, akan mulai di luar pulau Jawa, yaitu di Bali. Harapannya, edukasi ini terus mengingatkan masyarakat untuk melakukan pencegahan DBD dengan 3M Plus.
Louis Sumantadiredja, selaku Senior Brand Manager Soffell dan Force Magic pun menuturkan bahwa pencegahan dengue bisa dilakukan melalui 3M Plus, plus nya itu bisa menggunakan lotion anti nyamuk, seperti mengoles atau menyemprot Soffell agar terhindar dari gigitan nyamuk sebagai perlindungan diri.