Wacana Menteri Muda di Kabinet Jokowi, Begini Otak-Atiknya Versi Milenial
"Yang perlu dilihat sebenarnya langsung pada kualitas orangnya. Gue enggak bisa menilai langsung orangnya hanya karena umur atau generasi," ujarnya.
"Gue juga belum lihat sih orang-orang usia 20-an kayak gue yang punya ide-ide yang benar-benar bisa mengubah (permasalahan di Indonesia)," kata Cania menambahkan.
Kapasitas Politik Menteri Muda
Pendapat senada juga disampaikan Abel (23). Content creator ini menilai wacana perekrutan menteri muda dalam kabinet pemerintahan merupakan sebuah langkah pembaharuan bagi kemajuan Indonesia. "Diharapkan bisa menyampaikan aspirasi kita sebagai milenial karena kita punya visi tapi nggak bisa cara menyampaikannya," ujarnya.
Abel berharap, dengan adanya menteri dari kalangan generasi muda dapat menyampaikan apa yang diinginkan kaum muda untuk Indonesia sehingga bisa berkompetisi dengan negara lainnya. Dia juga meminta tidak melabelkan usia muda hanya dengan melihat umur, tapi merujuk pada kualitas individu baik dalam politik maupun pengalaman profesional.
Catatan tersendiri disampaikan peneliti PolGov Research Centre Universitas Gadjah Mada (UGM) Ignatius Jaques Juru. Dia mengungkapkan, menteri muda juga harus memiliki visi tertentu dan pemahaman yang baik dalam bernegara.