Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banggar DPR Tolak Usulan JK Kurangi Subsidi BBM: Kenapa untuk Orang Miskin Diotak-atik?
Advertisement . Scroll to see content

Video Rismon soal Bohir Kasus Ijazah Jokowi Disebut Hasil AI, Kubu JK: Perlu Diuji

Senin, 06 April 2026 - 11:46:00 WIB
Video Rismon soal Bohir Kasus Ijazah Jokowi Disebut Hasil AI, Kubu JK: Perlu Diuji
Kuasa Hukum Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), Abdul Haji Talaohu melaporkan Rismon Sianipar terkait tuduhan mendanai kasus ijazah Jokowi. (Foto: screenshot)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kuasa Hukum Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), Abdul Haji Talaohu buka suara terkait terkait video Rismon Sianipar yang menyebut JK mendanai isu ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) adalah hasil artificial intelligence (AI). Menurutnya, hal tersebut harus diuji terlebih dahulu.

Abdul menegaskan bahwa video tersebut menyangkut kredibilitas pihak yang disebut. Jika memang video hasil AI, maka harus dilaporkan ke pihak berwajib dan diuji dahulu kebenarannya.

Selain itu, kata Abdul, video tersebut telah menyebabkan kegaduhan di masyarakat.

"Ini perlu kita uji dulu karena ini persoalan keras, persoalan kredibilitas kalaupun ini AI, ini harus dilaporkan dulu, apakah AI atau bukan karena akibat pernyataan dia menimbulkan rangkaian peristiwa yang lain jadi bukan berdiri sendiri pernyataan Rismon ini," ungkapnya di Bareskrim Polri, Senin (6/4/2026).

Sebelumnya, Kuasa hukum Rismon Sianipar, Jahmada Girsang menegaskan, seluruh pernyataan yang beredar itu adalah bohong. Menurutnya, kabar itu merupakan hasil rekayasa artificial intelligence (AI). 

“Semua yang beredar itu hoaks. AI ya,” ujar dia.

JK pun telah melaporkan Rismon dan sejumlah konten kreator ke Bareskrim terkait tuduhan mendanai isu ijazah Jokowi pada Senin (6/4/2026).

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut