Vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna Berpotensi Sebabkan Cedera Jantung, Ini Faktanya!
Dengan adanya temuan terbaru ini, FDA mengimbau agar peringatan efek samping pada jantung diberitahukan pada kelompok pria berusia 16 hingga 25 tahun untuk kedua vaksin tersebut.
"Setelah pemberian formula vaksin mRNA Covid-19 2023-2024, insiden miokarditis dan/atau perikarditis tertinggi diperkirakan terjadi pada laki-laki berusia 16 hingga 25 tahun," ungkap FDA dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (25/5/2025).
Kejadian miokarditis dan perikarditis sekitar 8 juta kasus per satu juta dosis untuk anak-anak dan orang dewasa di bawah 65 tahun setelah penggunaan vaksin tersebut. Nah, pada kelompok usia pria berusia 16 hingga 25, terdapat 38 juta kasus per satu juta dosis.
Di sisi lain, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyampaikan bahwa kejadian miokarditis dan perikarditis pasca vaksinasi Covid-19 adalah kejadian langka. Artinya, sangat kecil sekali jumlah kasusnya.
Terlebih, kata pejabat CDC, kejadian efek samping miokarditis itu cenderung pulih dengan cepat setelah vaksinasi, bahkan tidak ada peningkatan risiko yang terlihat dalam data terbaru khususnya di kelompok 12 hingga 39 tahun.