Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Joki UTBK Siap-Siap! UNJ Gunakan AI untuk Deteksi Wajah Peserta
Advertisement . Scroll to see content

UTBK di UI Dijaga Ketat, Peserta Diperiksa dengan Metal Detector

Selasa, 21 April 2026 - 12:26:00 WIB
UTBK di UI Dijaga Ketat, Peserta Diperiksa dengan Metal Detector
Pelaksanaan UTBK pada Selasa (21/4/2026) di UI, Depok. (Foto: iNews.id/Ravie)
Advertisement . Scroll to see content

DEPOK, iNews.id - Universitas Indonesia (UI) memberlakukan pengamanan ketat dalam melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) pada Selasa (21/4/2026).Salah satu pemeriksaan yang dilakukan, yakni menggunakan metal detector.

Menurut Penanggung Jawab Lokasi UTBK UI, Rina Rahmawati, pemeriksaan dilakukan sejak peserta memasuki ruang ujian. Selain barang bawaan, petugas juga melakukan pemeriksaan fisik terhadap para peserta. 

"Tas para peserta ditaruh di depan lalu kita cek dengan menggunakan metal detector. Untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan menggunakan barang-barang yang tidak diperbolehkan," ungkap Rina di Gedung Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK) UI, Depok, Jawa Barat pada Selasa (21/4/2026). 

Rina menjelaskan, pemeriksaan khusus juga dilakukan terhadap peserta yang mengenakan hijab. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada alat komunikasi ilegal yang tersembunyi di balik hijabnya. 

"Kami tambahkan juga untuk yang wanita muslim berhijab karena kita tidak bisa melihat dari luar, jadi dari pengawasnya membantu melakukan body checking untuk memeriksa apakah memakai alat bantu dengar di telinganya atau tidak," tuturnya. 

Meski pemeriksaan dilakukan secara intensif, Rina memastikan bahwa pada pelaksanaan hari pertama (sesi pagi), tidak ditemukan adanya indikasi kecurangan. 

"Alhamdulillah untuk sesi pagi ini tidak ada kecurangan yang dimaksud. Jadi sebelum ujian dimulai kita sudah melakukan pengecekan terlebih dahulu dan itu tidak ditemukan alat-alat yang dilarang dibawa pada saat ujian," tegas Rina. 

Ia menjelaskan bahwa seluruh prosedur operasional standar (SOP) telah dijalankan sejak awal, termasuk sesi pengarahan. 

"Sebelum kita mulai kegiatan ujian, kami ada briefing terlebih dahulu dengan peserta di selasar untuk menginformasikan ketentuan-ketentuan apa saja yang mereka harus ketahui," pungkasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut