Unsur Intrinsik dalam Cerita Pendek, Pelajari di Sini
-Sudut Pandang Third Person-Omniscient atau Diaan-Maha Tahu
Dalam sudut pandang ini, pengarang berada di luar cerita dan biasanya hanya menjadi pengamat yang maha tahu, bahkan mampu berdialog langsung depan pembaca.
-Sudut Pandang Third-Person-Limited atau Diaan Terbatas
Dalam sudut pandang ini, pengarang mempergunakan orang ketiga sebagai pencerita yang terbatas hak berceritanya. Pengarang hanya menceritakan apa yang dialami oleh tokoh yang dijadikan tumpuan cerita.
Unsur intrinsik berikutnya adalah alur, yaitu jalinan peristiwa yang memiliki hubungan sebab-akibat. Sederhananya alur terdiri atas tiga tahapan yaitu perkenalan, tahap pertikaian (konflik), dan tahap penyelesaian (ending).
Dalam cerita yang ditulisnya, pengarang biasanya menggunakan alur maju (konvensional) atau alur mundur dengan teknik kilas (alur konvensional).
Tokoh dalam cerita yang dibuat oleh pengarang biasanya memiliki karakter atau watak yang khas. Dalam sebuah cerita, biasanya cerita berpusat pada tokoh utamanya.