Udara Jabodetabek Masuk Level Beracun, Ahli Peringatkan Situasi Darurat Kesehatan Publik!
JAKARTA, iNews.id - Ahli Kesehatan Lingkungan Griffith University Australia dr Dicky Budiman memperingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di Jabodetabek untuk lebih waspada terhadap kondisi udara saat ini.
Menurut dr Dicky, dengan level udara di Jabodetabek yang masuk dalam level sangat buruk bahkan beracun, banyak masalah kesehatan yang dapat terjadi jika kondisi bahaya itu tidak ditindak serius.
Bahkan, untuk meningkatkan kewaspadaan, dr Dicky menilai udara Jabodetabek sudah masuk dalam situasi darurat kesehatan publik.
"Jika indikator udara di suatu wilayah menunjukkan angka PM2.5 >250 µg/m³ yang mengacu pada data Nafas Indonesia, itu sudah masuk dalam kategori situasi darurat kesehatan publik," papar dr Dicky saat dihubungi iNews.id, Senin (26/5/2025).

"Jika sudah masuk dalam situasi darurat kesehatan publik, perlu respons cepat dari pemerintah dan masyarakat," tambahnya.