Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Susno Duadji Ungkap Prabowo Kantongi Daftar Jenderal yang Diduga ‘Bermain’ di Tambang Ilegal
Advertisement . Scroll to see content

Ubedilah Badrun Dukung Prabowo Berantas Oligarki Perusak Alam: Dampaknya Luar Biasa

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:47:00 WIB
Ubedilah Badrun Dukung Prabowo Berantas Oligarki Perusak Alam: Dampaknya Luar Biasa
Analis sosial politik Ubedilah Badrun. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari mengungkapkan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan para tokoh kritis salah satunya membahas kebocoran anggaran. Dia mengatakan kebocoran itu mengakibatkan sumber daya yang dimiliki Indonesia tidak dapat digunakan secara maksimal untuk menyejahterakan rakyat.

"Salah satu yang penting bahwa kita sebagai bangsa itu sebenarnya kaya, memiliki banyak sumber daya, tetapi terjadi kebocoran di sana sini yang membuat sumber daya itu tidak maksimal untuk digunakan bagi kesejahteraan rakyat," ujar Qodari dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Di Balik Pertemuan Prabowo dan Tokoh Kritis' yang tayang di iNews, Selasa (10/2/2026).

Dia menuturkan penerima manfaat sejumlah program pemerintah yang bertujuan untuk menyejahterakan rakyat akan bertambah apabila kebocoran itu ditutupi.

"Salah satu upaya utama dari presiden adalah untuk menutupi kebocoran itu," tutur dia.

Qodari mengatakan terdapat dua upaya yang dilakukan pemerintah untuk menutupi kebocoran itu. Keduanya yakni penegakan hukum dan memaksimalkan kerugian negara yang telah dirampas melalui penegakan hukum tersebut untuk kepentingan rakyat.

"Pertama sebagai penegakan hukum, yang kedua sebetulnya dari tindakan penegakan hukum itu bisa didapatkan uang-uang yang bisa dipakai untuk yang lemah dan miskin ini iso ngguyu itu kata presiden itu, bisa ketawa," ujar Qodari.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut