Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw Dipecat, Terbukti Masih Berstatus ASN
Advertisement . Scroll to see content

Tradisi Nyorog Asal Betawi: Berawal dari Sesajen untuk Dewi Sri dan Berkembang Menjadi Ajang Silaturahmi

Rabu, 08 Maret 2023 - 21:56:00 WIB
Tradisi Nyorog Asal Betawi: Berawal dari Sesajen untuk Dewi Sri dan Berkembang Menjadi Ajang Silaturahmi
Nyorog merupakan tradisi khas Betawi (Foto: Dinas Kebudayaan Jakarta)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id -Nyorog merupakan tradisi khas Betawi yang masih ada sampai saat ini. Biasanya, tradisi tersebut digelar untuk menyambut bulan Ramadan.

Dalam bahasa Betawi, Nyorog artinya menghantar atau mengantarkan sesuatu. Pada praktiknya, tradisi ini memang berupa kegiatan mengantarkan makanan kepada orang yang dituakan atau anggota keluarga yang sudah tua.

Adapun sejarah hingga pelaksanaan tradisi Nyorog yang patut untuk diketahui adalah sebagai berikut.

Sejarah Nyorog 

Jauh sebelum Islam masuk ke tanah Jawa, masyarakat Betawi sering menggelar ritus baritan atau sedekah bumi. Dalam acara adat tersebut, masyarakat akan mengantarkan sesajen yang dipersembahkan kepada Dewi Sri.

Semua itu dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas kemakmuran yang diberikan oleh Dewi Sri kepada seluruh makhluk. Tak hanya itu, masyarakat juga bersyukur atas kesuburan tanah dan hasil bumi yang melimpah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut