Tokoh-tokoh Pembaru Islam pada Masa Modern, Ini 6 Profil dan Pemikirannya
Tokoh-tokoh pembaru Islam pada masa modern selanjutnya adalah Jamaluddin. Ia lahir di Afganistan pada 1839 dan merupakan pimpinan pembaharuan Islam yang tempat tinggal dan aktivitasnya berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain.
Ia merupakan orang yang cerdas. Terbukti saat berusia 18 tahun berhasil menguasai beberapa disiplin keilmuan, yakni ilmu agama, filsafat, hukum, sejarah, metafisika, kedokteran, sains, astronomi dan astrologi. Berikut beberapa dasar pemikirannya
-Penyebab kemunduran Islam adalah akhlak buruk dan acuh terhadap ilmu pengetahuan, interpretasi makna qadha dan qadar yang membuat memalingkan dari usaha dan kerja keras.
-menggulirkan pan-Islamisme untuk mempersatukan umat Islam di dunia
-Laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan yang sama
-Mengubah sistem pemerintahan autokrasi jadi demokrasi
Abduh lahir di Mesir pada 1849 M dan masih merupakan garis keturunan Umar bin Khatab dari garis ibunya. Puncak kariernya dengan menjadi mufti pertama di Mesir. Berikut ide pemikirannya:
-Menawarkan agar dilakukan lintas disiplin ilmu, yakni antara kurikulum madrasah dan sekolah
-Pintu ijtihad masih terbuka lebar bagi umat Islam. Ijtihad merupakan dasar penting untuk menafsirkan kembali ajaran Islam
-Kekuasaan negara harus dibatasi oleh konstitusi yang dibuat oleh negara yang bersangkutan