Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI-Polri dan Warga Jakarta Kompak Bersih-Bersih Waduk Cincin Papanggo, Kapolda dan Pangdam Turun Langsung
Advertisement . Scroll to see content

TNI Pastikan Program Dedi Mulyadi Bukan Militerisme, Siswa Tak Diajari Menembak

Jumat, 09 Mei 2025 - 16:41:00 WIB
TNI Pastikan Program Dedi Mulyadi Bukan Militerisme, Siswa Tak Diajari Menembak
Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi. (Foto: Jonathan Simanjuntak)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, Dedi Mulyadi mengungkapkan kegiatan siswa nakal selama di barak militer. Program ini sudah dijalankan sejak 1 Mei 2025.

Menurut dia, para siswa dibina selama 28 hari. Mereka akan menjalani kegiatan diawali bangun tidur pukul 04.00 WIB.

"Mereka bangun jam 4 pagi, Mereka mandi, salat subuh bagi yang beragama Islam, membereskan ruang tempat tidurnya, masuk ke masjid dan kemudian mendapat bimbingan rohani dari kiai yang menjadi bimbingan konselingnya," kata Dedi di kantor kementerian HAM, Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Selanjutnya, kata dia, para siswa sarapan dan olahraga. Kemudian, mereka masuk ke ruang kelas mengikuti pendidikan formal.

"Kami mendatangkan guru dari berbagai tempat dan kemudian setelah itu mereka salat zuhur, Kemudian istirahat. Setelah istirahat mereka mengikuti program minat dan bakat melalui pendekatan olahraga," lanjutnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut