Terungkap! Riset ITB Sebut Banjir Sumatra Dipicu Hujan Ekstrem Siklon Senyar
Analisis citra satelit resolusi tinggi menunjukkan anomali presipitasi yang sangat jarang terjadi saat Siklon Tropis Senyar melanda.
Pada akhir November 2025, curah hujan tercatat mencapai level ekstrem 150-300 milimeter per hari hingga sangat ekstrem di atas 300 milimeter per hari.
Heri menjelaskan model probabilitas menunjukkan kejadian tersebut masuk kategori R700 hingga R1000.
"Model probabilitas kami menunjukkan ini masuk kategori R700 hingga R1000, yang artinya siklus kejadian sekali dalam 700 hingga 1.000 tahun. Angka ini melampaui standar mitigasi banjir yang umumnya dirancang hingga R50," ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, CENAGO menilai bencana berada pada level yang secara perencanaan memang melampaui kapasitas sistem pengendalian banjir nasional.