Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Driver Ojol Diduga Dianiaya Oknum TNI di Jakbar, Kepala Dipukul Pakai Besi
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap, Ini Alasan Ayah di Serpong Pukul dan Jambak Anak Perempuannya

Jumat, 21 Mei 2021 - 03:14:00 WIB
Terungkap, Ini Alasan Ayah di Serpong Pukul dan Jambak Anak Perempuannya
Wahyu Handoko, ayah di Serpong yang tega memukuli anak kandung perempuannya (Nunung Purnomo/MNC Portal)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkap alasan Wahyu Handoko alias WH menganiaya dan memukuli anak kandungnya. Wahyu merupakan ayah yang tega memukuli  anak perempuannya di Serpong, Banten.

Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Iman Imanuddin mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku cemburu dengan ibu kandung korban.

"Motif pelaku WH menganiaya anak perempuannya karena WH cemburu terhadap ibu kandung sang anak yang merupakan mantan istrinya," kata Iman, Kamis malam (20/5/2021).

Iman menambahkan, saat ini, WH dan Ibu kandung sang anak sudah bercerai. Kini, Ibu kandung sang anak, bekerja di Malaysia.

"Kecemburuan terhadap ibu anak tersebut sehingga melampiaskan kepada anak," kata Iman.

WH saat ini sudah ditahan di Mapolresta Tangsel. Atas perbuatannya, dia dijerat dengan Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan ancaman 5 tahun penjara ditambah dengan sepertiga dari ancaman pidana tersebut.

Sebelumnya, media sosial digegerkan dengan beredarnya video yang menampilkan seorang bocah perempuan dipukuli dan dianiaya oleh seorang pria. Diduga, pelaku merupakan ayah kandung si bocah.

Video berdurasi 37 detik itu beredar di media sosial Twitter hingga Instagram. Tampak dalam video itu ada seorang bocah perempuan yang mengenakan kaos lengan panjang dan celana panjang. 

Rambutnya tampak berantakan sementara pukulan dan bogem mentah mendarat di wajah dan badannya. Pelaku memukul sambil merekam penganiayaan itu.

Beberapa kali juga pelaku tampak menjambak rambut si bocah. Mulai dari posisi duduk, tersungkur, bahkan pelaku mengangkat korban yang sudah tersungkur dengan menarik rambutnya hingga berdiri.

Sementara itu, sambil memukuli, si pelaku juga melemparkan makian terhadap si bocah yang tak berdaya. Tatapan mata korban tampak kosong dan pasrah.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut