Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Polisi Analisis 10.320 Menit Rekaman CCTV
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Aktivis KontraS Sudah Dibuntuti Pelaku sebelum Disiram Air Keras

Senin, 16 Maret 2026 - 15:25:00 WIB
Terungkap! Aktivis KontraS Sudah Dibuntuti Pelaku sebelum Disiram Air Keras
Aktivis KontraS Andrie Yunus telah diikuti pelaku sebelum peristiwa penyiraman air keras. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkapkan empat orang terduga pelaku dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus telah mengikuti korban sebelum peristiwa terjadi. Hal itu diketahui berdasarkan rekaman CCTV.

“Berdasarkan hasil analisa rekaman CCTV dari sejumlah titik di wilayah Jakarta, para terduga pelaku diduga telah mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian. Pergerakan para terduga pelaku terdeteksi melalui beberapa titik kamera pengawas,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin dalam konferensi pers, Senin (16/3/2026).

Iman menerangkan, pergerakan para pelaku teridentifikasi dari wilayah Jakarta Selatan hingga tempat kejadian perkara (TKP). Dia menyebutkan, para pelaku mengitari Jalan Medan Merdeka Raya, Jalan Ir H Juanda, kawasan Tugu Tani, hingga gedung YLBHI yang juga berada di wilayah Jakarta Pusat.

“Dari Jalan Medan Merdeka Barat, selanjutnya menuju kawasan Tugu Tani. Jadi kalau rekan-rekan mengikuti alurnya, itu mengitari Monas menuju Jalan, wilayah kawasan Tugu Tani,” ujar dia.

“Kemudian dari Tugu Tani, selanjutnya berputar dulu menuju Jalan Medan Merdeka Timur dan selanjutnya menuju YLBHI,” sambung Iman.

Diketahui, Andrie Yunus saat itu tengah berada di YLBHI. Setelah dari sana, kata dia, pelaku kembali mengikuti korban.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut