Tegas! Prabowo Sebut Polisi Baik dan Tentara Hebat Tuntutan Rakyat, Bukan Ikuti Selera Pimpinan
Sebagai mantan perwira tinggi TNI, Prabowo tidak ingin institusi yang dicintai rakyat tersebut tercemar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dia menyebut ketika menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) telah banyak perwira tinggi yang ditindak tegas dan diserahkan ke proses hukum.
"Saya alumni TNI, TNI harus beda sendiri. Saya enggak rela institusi saya yang begitu dicintai rakyat tercemar oleh pejabat-pejabat. Saya kira Anda bisa lihat sudah berapa jenderal bintang tiga, bintang dua yang kita pecat, yang kita serahkan kejaksaan," ujarnya.
Prabowo Ungkap Alasan Pangkas Anggaran Belanja Tak Produktif: Tutup Celah Korupsi
"Waktu saya Menhan, Anda bisa hitung. Nah, Asabri kita beresin. Iya kan? yang lama katanya tidak bisa disentuh karena banyak jenderal di situ, kita serahkan ke kejaksaan. Saya bikin surat minta kejaksaan yang bertindak," tambah Prabowo.
Dia kembali menegaskan reformasi tubuh Polri dan TNI adalah mandat rakyat yang harus dijalankan.
"Polisi yang baik dan tentara yang hebat dan baik itu tuntutan rakyat, bukan selera pimpinan. Jadi saya sebagai pejabat, sebagai petugas yang diangkat rakyat, saya harus jalankan tugas yang diberikan rakyat kepada saya. Jadi ini nanti kalau saya bertindak, kalau saya ambil langkah ya saya yakin selain komite reformasi tapi pendapat umum rakyat juga menghendaki itu ya. Menghendaki itu," pungkasnya.
Editor: Rizky Agustian