Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Baskara Putra Angkat Bicara soal Serangan Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Advertisement . Scroll to see content

Tegas! Polri bakal Tangkap Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:21:00 WIB
Tegas! Polri bakal Tangkap Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir (dok. Polri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polri menyatakan bakal menindak tegas siapa pun pelaku penyiram air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Polisi memastikan tidak akan pandang bulu dalam menegakkan proses hukum perkara tersebut. 

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah menginstruksikan ke seluruh jajaran untuk mengusut tuntas dugaan teror tersebut.  

"Akan serius dan bersungguh-sungguh untuk membuat terang benderang, mengungkap, dan menangkap pelakunya, siapa pun dia," kata Isir di Kantor Humas Polri, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026). 

Menurut Isir, proses penegakan hukum akan berjalan transparan dan sesuai dengan payung hukum yang berlaku. 

"Tentunya nanti kita akan tetap ada dalam prosedur atau koridor, ya," ujar Isir.

Sebelumnya, aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Talang, Jakarta Pusat, Kamis 12 Maret 2026. Dia diserang usai tampil dalam podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Akibat serangan tersebut, Wakil Koordinator KontraS itu mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh, terutama tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta bagian mata.

Koordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya mengatakan, podcast tersebut selesai sekitar pukul 23.00 WIB sebelum insiden penyerangan terjadi. Usai kejadian, Andrie Yunus langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen," kata Dimas dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).

KontraS menilai penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat, khususnya pembela hak asasi manusia (HAM).

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut