Taufik Hidayat Diduga Punya Kecenderungan Psikopat, Ini Alasannya!
Menurut Yunita, dugaan penyiksaan yang menyebabkan korban mengalami luka fisik serius menunjukkan adanya unsur sadisme. Sementara dugaan penyekapan selama tiga tahun dinilai sebagai bentuk perampasan hak dasar korban untuk hidup bebas dan menciptakan lingkungan yang dipenuhi rasa takut.
"Luka fisik yang sadis menunjukkan adanya elemen sadisme, di mana pelaku mendapatkan kepuasan atau pelepasan ketegangan psikologis dengan cara menyakiti dan merendahkan martabat korbannya secara fisik," ujarnya.
Lebih lanjut, Yunita mengatakan tindakan penyekapan dalam hubungan umumnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Pelaku biasanya memulai dengan perilaku posesif yang dianggap sebagai bentuk perhatian, kemudian berkembang menjadi pembatasan terhadap aktivitas, pergaulan, hingga memutus hubungan korban dengan keluarga dan teman-temannya.
"Awalnya mungkin berupa cemburu yang dianggap perhatian, kemudian membatasi siapa yang boleh ditemui korban, mengontrol keuangan, hingga secara perlahan mengisolasi korban dari lingkungan sosialnya," jelasnya.
Dia menambahkan, ketika korban akhirnya tinggal bersama pelaku, kondisi isolasi sosial yang telah terbentuk membuat korban semakin sulit melepaskan diri dari hubungan tersebut.
Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR kini menjadi perhatian publik setelah terungkap korban diduga mengalami kekerasan selama tiga tahun.
Selain menimbulkan luka fisik yang serius, kasus tersebut juga memunculkan pembahasan mengenai pola kekerasan dalam hubungan dan pentingnya mengenali tanda-tanda abusive relationship' sejak dini.
Editor: Muhammad Sukardi