Tasya Kamila Minta Maaf Usai Dikritik Tak Maksimal Kontribusi LPDP
“Huhu maaf ya aku belom bisa penuhin ekspektasi kamu sebagai penerima beasiswa. Alhamdulillah baik LPDP maupun orang-orang yang terdampak lewat berbagai gerakanku berkenan. Tapi aku sadar memang aku gak bisa memenuhi ekspektasi dan menyenangkan hati semua orang,” tulis Tasya di Instagram @tasyakamila, Kamis (26/2/2026).
Pernyataan tersebut memperlihatkan sikap terbuka Tasya terhadap kritik yang datang. Dia mengakui tidak bisa memenuhi harapan semua pihak, meski merasa kontribusi yang dilakukan sudah diterima dengan baik oleh pihak LPDP maupun masyarakat yang merasakan dampaknya.
Dalam kolom komentar, seorang netizen menilai kontribusi Tasya belum memberikan dampak besar. Apalagi, pendidikan yang ditempuhnya berada di kampus ternama dunia dengan biaya yang bersumber dari APBN.
Kontribusi yang dipaparkan Tasya bahkan disebut bisa dilakukan oleh masyarakat umum tanpa harus mengenyam pendidikan di luar negeri. Pandangan tersebut kemudian memicu perdebatan lanjutan di antara warganet.
Sebagian netizen membela Tasya dengan menyebut kontribusi tak selalu harus dalam bentuk proyek besar berskala nasional. Ada pula yang menilai setiap alumni LPDP memiliki cara dan jalannya masing-masing dalam memberikan dampak bagi masyarakat.
Hingga kini, unggahan Tasya masih ramai diperbincangkan. Polemik ini pun kembali mengangkat diskusi publik mengenai ekspektasi terhadap para penerima beasiswa negara dan bagaimana kontribusi mereka diukur di tengah sorotan masyarakat.
Editor: Dani M Dahwilani