Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ma'ruf Amin Tak Masalah RI Gabung Board of Peace, Asal Perjuangkan Palestina Merdeka
Advertisement . Scroll to see content

Tantangan NU Kian Berat, Ma'ruf Amin Ingatkan Pemikiran Visioner KH Abdul Wahab Hasbullah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:37:00 WIB
Tantangan NU Kian Berat, Ma'ruf Amin Ingatkan Pemikiran Visioner KH Abdul Wahab Hasbullah
Wapres ke-13 KH Ma'ruf Amin di acara Bedah Buku KH Abdul Wahab Hasbullah dan Sarasehan Alim Ulama, yang digelar di Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026) (foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden ke-13 KH Ma'ruf Amin, menilai tantangan yang dihadapi Nahdlatul Ulama (NU) ke depan lebih berat dibandingkan masa lampau. Untuk menyiasatinya, dia menilai pola pikir yang dikembangkan oleh salah satu pendiri NU, KH Abdul Wahab Hasbullah bisa menjadi rujukan.

Hal itu diungkapkan Ma'ruf di acara Bedah Buku KH Abdul Wahab Hasbullah dan Sarasehan Alim Ulama, yang digelar di Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026). Ma'ruf menilai, Wahab merupakan sosok yang visioner.

"Saya hanya melihatnya beliau itu orang yang berpikir visioner ke depan dan responsif terhadap keadaan," ujar Ma'ruf.

Ma'ruf mencontohkan, Mbah Wahab-sapaan akrab Abdul Wahab-memelopori tashwirul afkar, forum ulama untuk berdiskusi tentang kondisi terkini. Menurutnya, forum itu bisa memperluas cakrawala pandangan terhadap kondisi terkini.

"Dan itu luar biasa, selain beliau itu punya pandangan ke depan, tapi situasi ketika itu justru di zaman penjajahan. Jadi di zaman penjajahan itu keberanian luar biasa membuat semacam forum diskusi. Tashwirul afkar itu kan forum diskusi," ucap Ma'ruf.

Melalui forum itu, kemudian berkembang organisasi Nahdlatul Wathan (NW). Ma'ruf menilai, hal ini luar biasa. Pasalnya, NW bergerak untuk mengembangkan pendidikan di era kolonial Belanda.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut