Tampang Alvi Maulana Pelaku Mutilasi di Mojokerto, Mengaku Sangat Menyesal
"Emosi saya memuncak karena sudah lama dikunci dari dalam. Ada masalah lain juga akumulasi," katanya.
Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto menjelaskan, peristiwa pembunuhan terjadi pada 31 Agustus 2025 di rumah kos di Kota Surabaya. Saat itu, pelaku pulang larut malam namun pintu kos dikunci korban dari dalam.
"Pelaku menunggu satu jam hingga pintu dibuka. Korban langsung memarahi pelaku sehingga cekcok tidak terhindarkan," ujar AKBP Ihram.
Dalam kondisi emosi, pelaku mengambil pisau dapur dan menusuk leher korban hingga tewas. Setelah itu, korban diseret ke kamar mandi dan dimutilasi menjadi sekitar 65 bagian.
"Di TKP kami temukan potongan kepala di belakang lemari. Beberapa bagian tubuh sudah dibuang ke jurang di Jalan Raya Cangar, Pacet," tambahnya.