Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK: Gaji Hakim Naik Bisa Tekan Korupsi, tapi Tergantung Orangnya
Advertisement . Scroll to see content

SYL Merasa Terhina Disidang Korupsi: Mestinya Negara Beri Penghargaan kepada Saya

Senin, 24 Juni 2024 - 22:45:00 WIB
SYL Merasa Terhina Disidang Korupsi: Mestinya Negara Beri Penghargaan kepada Saya
Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyatakan proses persidangan kasus dugaan penerimaan gratifikasi di Kementerian Pertanian (Kementan) membuat dirinya merasa terhina dan tertekan. Dia merasa berhak mendapat penghargaan dari pemerintah karena pernah memberikan pemasukan kepada negara Rp15 triliun.

Dia menyinggung data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait kinerja Kementan di bawah kepemimpinannya, menyebutkan bahwa Kementan pernah berkontribusi lebih dari Rp15 triliun per tahun ke negara. 

"Saya tidak menagih Yang Mulia, tetapi mestinya negara memberikan penghargaan kepada saya. Saya komplain kepada Jokowi. Izin Yang Mulia, dari data BPS yang saya miliki, saya tidak pernah berkontribusi di bawah Rp 15 triliun dalam setiap tahun. Bapak cuma cari Rp 44 miliar selama empat tahun, terdiri dari parfum dan lain-lain, saya cuma menuntut keadilan," ujarnya dalam persidangan, Senin (24/6/2024).

SYL mengatakan telah bekerja dalam memimpin Kementan.

"Saya cuma menuntut keadilan. Enggak usah lah hargai saya. Saya siap masuk tahanan, saya siap masuk penjara. Tapi hargai apa yang disampaikan orang-orang ini," kata SYL.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut