Survei SMRC : Prabowo Tokoh Parpol yang Berpeluang Sangat Besar Jadi Presiden
Namun demikian, ditekankan Pendiri SMRC Saiful Mujani, calon presiden yang akan bertarung di Pilpres nantinya akan ditentukan oleh Parpol. Oleh karenanya, kata Saiful Mujani, kemungkinan besar sosok yang akan dicalonkan sebagai presiden adalah ketum atau tokoh dari parpol tersebut.
"Nah sementara Anies bukan kader partai manapun saat ini, Ganjar kader PDI Perjuangan, tapi bukan elit partai apalagi ketua," kata Saiful Mujani.
"Dan kalau kita sekarang berpikir calon itu hanya ketua-ketua partai atau tokoh partai, kalau menurut survei ini di semi terbuka, tokoh partai adalah Prabowo yang paling kuat, berikutnya tokoh partai kita lihat dari Golkar," tuturnya.
Jika merujuk hasil survei SMRC, tokoh-tokoh atau ketum parpol mendapatkan suara sedikit atau minim jika mencalonkan sebagai presiden. Dari hasil survei tersebut, tercatat Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto hanya mendapatkan suara 0,4 persen. Kemudian, tokoh dari PDI-Perjuangan, Puan Maharani hanya 1,1 persen.
Selanjutnya dari Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendapatkan suara 2,6 persen. Berikutnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mendapatkan angka 0,1 persen; Partai Nasdem, Surya Paloh 0,1 persen; Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mendapat suara 0,2 persen.