Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia jadi Wakil Komandan ISF Gaza Prabowo Kita Cari Komandan Terbaik
Advertisement . Scroll to see content

Survei Median: Mayoritas Publik Percaya Indonesia Konsisten Bela Palestina meski Gabung Board of Peace

Senin, 23 Februari 2026 - 18:42:00 WIB
Survei Median: Mayoritas Publik Percaya Indonesia Konsisten Bela Palestina meski Gabung Board of Peace
Presiden Prabowo Subianto menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza di Washington DC, Kamis (19/2/2026). (Foto; Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

Ketika ditanya langkah yang sebaiknya diambil jika keanggotaan BoP tidak menguntungkan Palestina, 40,8% responden berpendapat Indonesia perlu mempertimbangkan kembali keanggotaannya. Sebanyak 36,1% menilai Indonesia sebaiknya langsung keluar dari BoP bila tidak menguntungkan Palestina, sedangkan 20,3% berpendapat Indonesia tetap bertahan meski dinilai tidak menguntungkan Palestina.

Dari sisi sikap terhadap keanggotaan, 50,4% responden menyatakan tidak setuju Indonesia bergabung dengan BoP. Sementara 34,8% menyatakan setuju dan 14,8% belum menentukan sikap.

Adapun responden yang mendukung keanggotaan Indonesia di BoP menyebut beberapa alasan utama, yakni untuk mendorong Palestina merdeka (15%), memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional (10,2%), serta sebagai bagian dari upaya perdamaian dunia (9,2%).

Survei ini melibatkan 1.200 responden pengguna aktif media sosial berusia 17 tahun hingga di atas 60 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis Google Form yang disebarkan secara proporsional ke seluruh provinsi di Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya pada pertemuan perdana BoP dengan tegas menyampaikan, keputusan berpartisipasi dalam BoP mencerminkan konsistensi sikap aktif Indonesia dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia serta mewujudkan solusi yang seadil-adilnya bagi rakyat Palestina.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut