Sultan HB X Kumpulkan 10 Rektor di Jogja, Ajak Perguruan Tinggi Kawal Aspirasi Damai Mahasiswa
“Aspirasi boleh disampaikan setiap warga negara namun harus dengan baik, sopan dan bukan dengan kekerasan. Inilah yang mencerminkan demokratisasi Jogja,” kata Sri Sultan.
Dia meminta pimpinan perguruan tinggi mengarahkan mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi. Menurut Sultan, tugas utama pelajar dan mahasiswa adalah belajar, sehingga penyampaian aspirasi harus dilakukan secara dewasa dan beritikad baik.
“Silakan menyampaikan aspirasi secara dewasa, dengan itikad baik, tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan,” katanya.
Pertemuan ini menjadi langkah penting Pemerintah DIY bersama perguruan tinggi untuk memastikan ruang demokrasi tetap terbuka, tetapi berjalan dengan aman dan bermartabat.
Sultan HB X menegaskan, Yogyakarta harus selalu menjadi teladan dalam menjaga demokrasi damai, tanpa kekerasan, sesuai dengan jati diri kota pelajar.