Sultan HB X Datangi Polda DIY Tengah Malam, Redam Aksi Massa Serukan Demokrasi Tanpa Kekerasan
Di hadapan massa, Sri Sultan menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojek online yang menjadi korban dalam aksi di Jakarta pada 28 Agustus lalu.
“Saya menyesalkan mengapa dalam perjalanan demokrasi masih harus ada korban jiwa. Demokrasi mestinya dijalankan dengan cara-cara mendidik, bukan dengan kekerasan,” ucap Sri Sultan.
Dia menekankan pentingnya menjaga Yogyakarta sebagai kota pelajar yang menjunjung tinggi dialog, saling menghargai, serta menolak tindakan anarkistis.
Sri Sultan menegaskan kesiapannya memfasilitasi tuntutan massa, termasuk komunitas driver ojol, untuk disampaikan kepada pemerintah pusat.
“Saya terbuka menerima aspirasi masyarakat. Namun saya berharap penyampaian dilakukan secara tertib, agar tidak lagi menimbulkan korban,” kata Sri Sultan di hadapan massa.