Sukses Tangani Stunting, Pemkab Halmahera Tengah Raih KDI 2022
Pelaksanaan program penanggulangan stunting di Kabupaten Halteng berupa penanganan kasus gizi kurang, gizi buruk, upaya perbaikan gizi masyarakat, perbaikan sanitasi keluarga, penanganan kesehatan ibu hamil secara prosedur, pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi bayi, balita, anak usia remaja, hingga kegiatan survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI).

Bupati kelahiran Gemia, Maluku Utara, 12 September 1966, ini juga menyiapkan dua unit speedboat atau ambulance laut dan 11 mobil ambulance untuk operasional semua Puskesmas. Di samping itu, merekrut tenaga PTT kesehatan sebanyak 415 orang yang tersebar di 11 Puskesmas dan RSUD Weda berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah.
Bupati Edi juga menjalankan program home visit, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dasar. Terutama pada masyarakat terpencil yang dilaksanakan oleh tenaga medis di tiap Puskesmas dan Postu.
Komisaris Utama PT MNC Asia Holding Tbk Agung Firman Sampurna menyampaikan ucapan selamat kepada Bupati Halmahera Tengah, serta para penerima KDI 2022.
"Hari ini kita menghadirkan para kepala daerah yang telah menghasilkan berbagai macam inovasi, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itulah diharapkan pemerintah daerah dapat lebih memanfaatkan seluruh sumber dayanya untuk menyelenggarakan pemerintahan, melaksanakan pembangunan daerah, maupun melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dengan terobosan dan inovasi," jelasnya.