Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Amran soal Polisi Aktif di Kementeriannya: Sangat Membantu
Advertisement . Scroll to see content

Stafsus SYL Ungkap NasDem Bagikan Sembako ke 34 Provinsi Pakai Uang Kementan

Selasa, 28 Mei 2024 - 09:55:00 WIB
Stafsus SYL Ungkap NasDem Bagikan Sembako ke 34 Provinsi Pakai Uang Kementan
Saksi sidang kasus SYL menyebut Partai NasDem menggunakan uang Kementan untuk membagikan sembako 34 ke provinsi (Foto Riyan Rizki Roshali)
Advertisement . Scroll to see content

"Faktanya, apakah sembako itu terlaksana?" tanya hakim.

"Terlaksana, Yang Mulia," jawab Joice.

"Di berapa provinsi?" tanya hakim.

"34 Yang Mulia," jawab Joice.

"Jumlahnya sembako di setiap provinsi berapa? tahu?" tanya hakim.

"Tahu persis, 200 paket sembako per provinsi Yang Mulia," jawab Joice

Joice mengaku saat itu tak tahu jika sumber dana pembiayaan program pembagian paket sembako itu dari Kementan. Dia mengatakan dirinya hanya memfasilitasi penyerahan alamat penerima paket sembako sesuai perintah SYL untuk berkoordinasi dengan Kasdi.

"Dananya dari mana tahu nggak saudara?" tanya hakim.

"Tidak tahu," jawab Joice.

"Apakah saudara tahu bahwa ternyata dananya dari Kementan?" tanya hakim.

"Saya tidak tahu," jawab Joice.

"Jadi saudara hanya memfasilitasi aja ya?" tanya hakim.

"Iya, karena saya perintahnya untuk berkoordinasi memberikan alamat penerima di setiap provinsi dan juga bukti terimanya sudah diserahkan kepada masyarakat," jawab Joice.

SYL telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus korupsi di Kementerian Pertanian. Dia dijerat dengan pasal pemerasan, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang.

Dalam dakwaan, diduga SYL menerima gratifikasi senilai Rp44,5 miliar. Jumlah tersebut didapatkan dari patungan pejabat eselon I dan 20% dari anggaran di masing-masing Sekretariat, Direktorat, dan Badan pada Kementan.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut