Soroti Guyonan Zulhas, Partai Perindo Minta Elite Politik Ciptakan Suasana Pilpres Kondusif
“Ini satu bentuk perilaku yang sangat merendahkan nilai dari ibadah salat dan sekaligus juga paling meresahkan bagi umat Islam dalam kaitan dengan pilpres,” kata Abdul—yang juga caleg DPR RI Dapil Jawa Barat II.
Oleh karena itu, Partai Perindo menyerukan semua pihak untuk menciptakan suasana yang kondusif agar kehidupan politik nasional menjelang Pemilu 2024 tetap berjalan damai dan teduh. Di samping itu, sebagai pejabat publik, Zulhas semestinya tampil menjadi contoh teladan yang baik bukan malah memperlihatkan keberpihakan capres tertentu di ruang publik dengan candaan yang tidak cerdas.
“Bagi para pejabat publik dan elit politik di Tanah Air apa yang dilakukan oleh Zulhas merupakan satu pelajaran berharga bagi kita semua agar tetap bersikap bijak dalam merespons dinamika politik menjelang Pemilu 2024,” ujarnya.
Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Zulhas yang hadir sebagai menteri perdagangan mengungkapkan adanya kelompok fanatis terhadap pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Mereka, kata dia, ketika menjalankan salat tidak berani mengucapkan “amin” begitu imam selesai membaca Surat al-Fatihah.
Selain itu, kata Zulhas, saat tasyahud akhir, jari yang diacungkan bukan satu tapi dua.
Editor: Ahmad Islamy Jamil