Siswa Sakit usai Santap MBG di Jaktim, Istana: Makanan Dikonsumsi Lewat Batas Waktu Aman
Dia menambahkan, investigasi juga mengungkap persoalan serius pada aspek infrastruktur penyimpanan dan pengolahan makanan. Standar keamanan pangan belum terpenuhi yang berpotensi mempercepat kerusakan makanan.
Viral Balita Terlindas Mobil MBG di Indramayu, Cek Faktanya
“Suhu ruang kemasan di atas 20 derajat, tidak tersedia alat pemantau suhu di gudang, fasilitas gudang bahan kimia dan instalasi pengolahan air limbah belum memenuhi standar, serta loker pegawai yang tidak representatif,” jelas dia.
Sebagai informasi, peristiwa ini terjadi pada Jumat (3/4/2026), setelah pada Kamis (2/4/2026) sore, pihak SPPG menerima laporan dari guru terkait sejumlah siswa yang mengalami gejala sakit perut, diare, dan mual setelah mengonsumsi makanan. Menu yang disajikan saat itu meliputi spageti bolognese, bola-bola daging, scramble egg tofu, sayuran campur, serta buah stroberi.
Perintah Prabowo ke Wakil Kepala BGN: Tertibkan Dapur MBG Jelek!
Dugaan sementara penyebab kejadian berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi tidak dalam kondisi segar. Jeda waktu yang terlalu lama antara proses memasak dan konsumsi berpotensi menurunkan kualitas makanan dan memicu gangguan kesehatan.
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang sebelumnya menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa itu. Dia memastikan BGN akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban dan langsung menghentikan operasional dapur terkait.
Waka BGN Sidak di Bandung Barat, Temukan Bangunan Tak Layak Jadi Dapur MBG