Sistem Ekskresi Manusia:Pengertian, Organ-organ dan Fungsinya
Hasil ekskresi dari ginjal berupa air seni. Ginjal terdiri atas tiga bagian utama, yaitu bagian luar (kulit ginjal atau korteks), sumsum ginjal (medula) dan rongga ginjal (pelvis renalis).
Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karena memiliki kelenjar keringat yang mengeluarkan keringat. Keringat ini mengandung sisa-sisa metabolisme, yaitu air, larutan garam dan sedikit urea.
Pengeluaran keringat ini juga berhubungan dengan suhu lingkungan yang tinggi dan aktivitas tubuh yang meningkat. Sistem ekskresi manusia ini terdiri dari dua bagian, yaitu lapisan luar (epidermis) dan lapisan dalam (dermis).
Paru-paru ini memiliki fungsi utama, yaitu sebagai alat pernapasan. Karena paru-paru mengekskresikan zat sisa metabolisme (karbondioksida dan uap air), maka paru paru juga termasuk dalam sistem ekskresi.
Karbondioksida dan air yang merupakan sisa metabolisme akan dibawa keluar dari sel-sel dalam jaringan tubuh, masuk ke dalam aliran darah, dan dibawa ke jantung, lalu dipompakan ke paru-paru.