JAKARTA, iNews.id - Sistem ekonomi liberal dipelajari dalam pelajaran ekonomi dalam bab sistem ekonomi. Berikut pengertian, ciri, serta kelebihan dan kekurangannya.
Apa yang Dimaksud Sistem Ekonomi Liberal dan Sebutkan Ciri-cirinya?
Teori sistem ekonomi liberal dikembangkan oleh Adam Smith yang mana ia terinspirasi oleh sistem liberalisme. Sistem ini membebaskan individu seutuhnya untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa ikut campur dari pihak pemerintah.
Baca Juga
Sistem Ekonomi Campuran: Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, Kelebihan dan Kekurangannya
Berbeda dengan sistem ekonomi lainnya, sistem ekonomi liberal lebih menekankan kepada kebebasan individu. Baik itu kebebasan konsumen dalam memilih produk atau jasa maupun kebebasan produsen dalam menjual barang atau jasa.
Apa Ciri-ciri Sistem Ekonomi Liberal?
- - Semua alat dan sumber produksi dikuasai oleh individu
- - Kebebasan berusaha dan bersaing dalam perekonomian
- - Bertujuan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya
- - Negara dibatasi/ditiadakan dalam perekonomian
- - Kegiatan ekonomi ditentukan pada mekanisme yang terjadi di pasar
- - Sebagian besar usaha dikuasai oleh swasta
- - Hak pribadi diakui secara luas
Kebaikan Sistem Ekonomi Liberal
- - Tiap-tiap orang memiliki kekayaan pribadi
- - Kreativitas yang terus berkembang akibat adanya persaingan
- - Individu bebas memilih apa yang ingin mereka lakukan
Baca Juga
Sistem Ekonomi dan Jenis-Jenisnya, Lengkap Ciri serta Penjelasan
Kekurangan sistem ekonomi liberal
- - Terjadinya kesenjangan sosial
- - Monopoli yang merajalela
- - Persaingan menjadi tidak sehat pada pasar.
Negara yang Menganut Sistem Ekonomi Liberal
- 1. Amerika
- 2. Prancis
- 3. Inggris
- 4. Jerman
- 5. Italia
- 6. Belgia
- 7. Swiss
- 8. Canada
- 9. Singapura
- 10. Australia
Sekian ulasan mengenai sistem ekonomi liberal, pengertian dan ciri-cirinya. Semoga kalian mengerti ya. Semangat!
Editor: Puti Aini Yasmin