Siklus Hidrologi: Pengertian, Jenis dan Proses Terjadinya
- Air yang menjadi uap kemudian mengalami proses sublimasi
- Dari uap kemudian membentuk awan yang mengandung kristal-kristal es
- Awan tersebut akan bergerak ke daratan
- Awan kemudian akan mengalami proses presipitasi yang akan turun menjadi salju
- Salju kemudian akan terakumulasi menjadi gletser
- Gletser yang ada akan mencair akibat perubahan suhu dan membentuk aliran sungai
- Air tersebut kemudian akan mengalir ke laut
Di Indonesia, siklus ini merupakan siklus yang paling umum terjadi. Jenis siklus hidrologi ini menghasilkan hujan di daratan karena adanya proses pembawaan awan yang terbentuk ke atas daratan.
Proses terjadinya siklus hidrologi sedang adalah sebagai berikut:
- Sinar matahari menyinari air laut, kemudian akan mengalami penguapan menjadi uap
- Air yang menjadi uap kemudian mengalami proses sublimasi
- Dari uap kemudian membentuk awan yang mengandung air
- Awan tersebut akan bergerak ke daratan
- Awan kemudian menurunkan hujan ke daratan
Air hujan tersebut akan menuju sungai dan kembali ke laut
Perbedaan siklus hidrologi ini dengan yang lainnya adalah tidak adanya proses adveksi atau pergeseran penguapan. Uap air yang menguap menjadi awan akan diturunkan kembali ke air laut.
Proses terjadinya siklus hidrologi pendek adalah berikut:
- Sinar matahari menyinari air laut, kemudian akan mengalami penguapan menjadi uap