Sekjen Perindo soal Pemindahan Ibu Kota: Hanya Kaltim yang Memenuhi Syarat
Mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini menambahkan, butuh proses yang cukup lama dalam pemindahan ibu kota. Rofiq meyakini pemerintah telah memiliki perencanaan yang matang dalam berbagai aspek seperti infrastruktur, ekonomi, budaya dan sosial politiknya.
"Keputusan yang dilakukan oleh Pak Presiden tentu sudah dilakukan kajian secara menyeluruh. Yang paling penting adalah tempat sudah ditetapkan, sehingga fokus pemerintah hari ini adalah mempersiapkan segala sesuatunya," ucap Rofiq.
3 Tahapan Pembangunan Ibu Kota
Pemerintah menargetkan pemindahan ibu kota ke Kaltim dimulai pada 2024. Hingga lima tahun mendatang, pemerintah telah membuat tahapan pembangunan ibu kota di dua wilayah di Kaltim tersebut.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya menyiapkan tiga klaster untuk memulai pembangunan ibu kota baru. Dengan klaster tersebut diharapkan konstruksi ibu kota baru bisa dipercepat pembangunannya.
Klaster pertama adalah desain kawasan ibu kota negara. Hal ini terkait dengan tata ruang nanti ibu kota seperti apa serta tata bangunan dan lingkungannya. "Itu (klaster pertama) kita targetkan selesai 2019 sampai 2020," kata Basuki, di Istana Negara, Senin (26/8/2019).