Sejarah Berdirinya Pura Mangkunegaran, Tempat Pernikahan Kaesang-Erina yang Berusia 263 Tahun
Pura Mangkunegaran adalah tempat kediaman resmi Sri Mangkunegoro yang bentuknya tradisional atau joglo. Bentuk khas itu terlihat dari pendopo yang mempunya empat saka guru.
Arsitektur sejarah berdirinya Pura Mangkunegaran memiliki ciri yang sama dengan keraton, dilengkapi pamedan, pendopo, pringgitan, dalem dan kaputran yang dikelilingi tembok kokoh.
Pendopo Agung di Pura Mangkunegaran dibangun dengan luas sekitar 3.500 meter persegi. Tempat pernikahan Kaesang-Erina ini bisa menampung 5.000 sampai 10.000 orang dan termasuk pendopo yang terbesar di Indonesia.
Pada tahun 1968, Pura Mangkunegaran dibuka untuk umum sebagai objek wisata dan budaya. Tujuannya untuk mempertahankan Pura Mangkunegaran, seperti yang dipesan Sri Paduka Mangkunegara I kepada punggawanya.
"Bumi Mangkunegaran ini kita ikut memiliki dan agar dapat dinikmati atau dimanfaatkan untuk hidup anak cucu di kemudian hari, apabila keturunanku tidak memperhatikan hingga menimbulkan rusaknya keturunan para punggawa, tidak kami restui."
Wah, penuh makna ya sejarah berdirinya Pura Mangkunegaran, tempat pernikahan Kaesang-Erina!
Editor: Puti Aini Yasmin