Sejarah Baru! Gerakan Edukasi Gizi PERSAGI Raih Rekor MURI
Apresiasi datang dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr Octoviana Carolina, menegaskan pentingnya peran gizi dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Gizi bukan hanya urusan pangan, tetapi investasi jangka panjang untuk kecerdasan dan daya saing bangsa,” kata dia.
Menurutnya, tantangan gizi di wilayah perkotaan seperti Jakarta terbilang kompleks, termasuk meningkatnya masalah gizi berlebih.
Dari sisi kependudukan, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, Wahidin, menekankan peran vital tenaga gizi dalam percepatan penurunan stunting.
“Program pemenuhan gizi, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD, membutuhkan peran aktif tenaga gizi,” ujarnya.
Ia berharap cakupan intervensi pada 2026 semakin luas agar target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.