Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Melihat Lebih Dekat Hotel di Semarang yang Padukan Sejarah dengan Pengalaman Kontemporer
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Bandara Pondok Cabe Tangsel, Pernah Jadi Pangkalan Militer Penting di Perang Dunia II

Jumat, 24 Juni 2022 - 06:40:00 WIB
Sejarah Bandara Pondok Cabe Tangsel, Pernah Jadi Pangkalan Militer Penting di Perang Dunia II
Bandara Pondok Cabe di Tangsel, Banten pernah menjadi pangkalan militer penting. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

RAF dan Angkatan Udara Australia (RAAF) juga mereorganisasi skuadron pesawat pengebom mereka setelah mundur dari Singapura dan Malaya. Kini, RAAF menerjunkan CAC Wirraway sebagai pelengkap Hawker Hurricane, Vickers Vildebeest, dan bomber torpedo Fairey Albacore.

Jepang pada akhirnya menyerah dan Bandara Pondok Cabe jatuh kembali ke tangan Belanda hingga Agresi Militer Sekutu berakhir pada 1950. Kemudian bandara-bandara di Indonesia dinasionalisasi oleh TNI AU, termasuk Bandara Pondok Cabe yang akhirnya membentuk segitiga emas bersama Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Budiarto Curug.

Bandara Pondok Cabe saat ini dikenal sebagai homebase dari maskapai Pelita Air Service yang merupakan anak perusahaan PT Pertamina yang juga menjadi pengelola bandara tersebut. Selain itu, Bandara Pondok Cabe juga menjadi pangkalan udara untuk Puspenerbal (Pusat Penerbangan Angkatan Laut), Puspenerbad (Pusat Penerbangan Angkatan Darat) serta Ditpolairud (Direktorat Polisi Air dan Udara).

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut