Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lesu, IHSG Hari Ini Dibuka Melemah 1,25 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Pagi Ini, Terendah Sepanjang Sejarah

Kamis, 04 Juni 2026 - 10:24:00 WIB
Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Pagi Ini, Terendah Sepanjang Sejarah
NIlai tukar rupiah menyentuh rekor performa terendah sepanjang sejarah dengan menyentuh Rp18.029 per dolar AS pada, Kamis (4/6/2026). (Foto: Ilustrasi/iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Namun, posisi kedua indikator eksternal tersebut dinilai masih terlampau tinggi, sehingga berisiko memperlebar defisit neraca transaksi berjalan sekaligus defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (fiskal).

Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, kejatuhan rupiah hari ini didorong oleh perpaduan sentimen eksternal dan kondisi makroekonomi dalam negeri. Untuk sisa perdagangan hari ini, rupiah diproyeksikan akan bergerak dengan tingkat fluktuasi tinggi pada rentang Rp17.960 hingga Rp18.030 per dolar AS.

Dari lanskap global, perhatian pelaku pasar tertuju pada memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah. Konflik militer kian meruncing setelah tentara Israel memperpanjang operasi tempurnya di wilayah Lebanon selatan, yang kemudian direspon oleh Iran lewat peluncuran rudal balistik ke arah Kuwait dan Bahrain.

"Putaran pembicaraan lain yang melibatkan Israel dan Lebanon dijadwalkan Rabu, sementara ketidakpastian masih berlanjut mengenai negosiasi antara Washington dan Teheran," kata Ibrahim.

Dari dalam negeri, daya tarik rupiah di mata investor ikut merosot merespons rilis data inflasi bulanan. Berdasarkan laporan terbaru, angka inflasi Indonesia pada periode Mei 2026 melonjak ke level 0,28 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), memperlihatkan laju peningkatan yang lebih tinggi ketimbang realisasi bulan April 2026 yang berada di angka 0,13 persen.

Meskipun laju inflasi mengalami kenaikan, struktur eksternal Indonesia sebenarnya masih ditopang oleh kinerja ekspor-impor yang positif. Neraca perdagangan nasional pada bulan April 2026 dilaporkan tetap mencatatkan surplus senilai 89,1 juta dolar AS. 

Dengan torehan tersebut, Indonesia berhasil memperpanjang rekor impresif dengan mempertahankan tren surplus perdagangan selama 72 bulan secara berturut-turut sejak Mei 2020.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut