Roy Suryo Beberkan Alasan Layangkan Somasi ke Jokowi
"Ini yang ga dia sadari, tanggal 25 Juli disambut 'termul' kemudian mengarah ke salah satu teman juga yang mengatakan partai, Silfester Matunina," ucapnya.
Setelah tudingan Silfester ramai diperbincangkan, Roy menyebut Partai Demokrat langsung membantah kabar tersebut dan meminta pihak yang menuding untuk menjelaskan tuduhannya.
"Kemudian, setelah Partai Demokrat yang tersinggung, Pak Syarif Hasan sebagai salah satu majelis tinggi, mengatakan 'ayo jelaskan itu siapa', nah baru 31 Juli Jokowi kemudian menjawab 'bukan Pak SBY', takut juga dia," kata Roy.
Menurutnya, hal tersebut tidak pantas dilakukan Jokowi dan hanya membuat gaduh. Hal tersebut yang mendorong Roy dan rekan-rekannya melayangkan somasi ke Jokowi.
"Nah, ini kan ga pantes dan itu sudah jadi gaduh. Nah, ketika sudah bikin gaduh, teman-teman dari Anti Kriminalisasi untuk Aktivis dan Akademisi membuat surat somasi dan saya yakin sudah diterima karena sudah dikirimkan 4-5 hari lalu," tuturnya.