Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Buntut Ceramah Mati Syahid, JK Ingatkan Ade Armando Jangan Bicara Seenaknya
Advertisement . Scroll to see content

Rismon Tepis Pernyataan JK, Bantah Inisiatif Bertemu dan Serahkan Buku Gibran End Game

Selasa, 21 April 2026 - 21:14:00 WIB
Rismon Tepis Pernyataan JK, Bantah Inisiatif Bertemu dan Serahkan Buku Gibran End Game
Eks Tersangka Tudingan Ijazah Jokowi, Rismon Sianipar membantah berinisiatif menemui JK dan memberikan buku Gibran End Game. (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Eks Tersangka Tudingan Ijazah Jokowi, Rismon Sianipar merespons pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK) terkait rencana pertemuan yang disebut akan dilakukan sekaligus menyerahkan buku Gibran End Game. Dia membantah bahwa dirinya berinisiatif menemui JK.

Dalam acara Rakyat Bersuara bertajuk 'Eksklusif! Rismon-Roy Adu Bukti Ijazah' yang disiarkan di iNews, Selasa (21/4/2026), Rismon menegaskan tidak terlibat dalam upaya pengiriman buku maupun permintaan pertemuan tersebut. 

Dia juga menilai narasi yang berkembang seolah dirinya ingin menemui JK setelah dilaporkan sebagai bentuk penggiringan opini di media sosial.

“Jadi tidak ada sama sekali dan saya tidak terlibat sama sekali. Jadi ya inilah dampak dari peperangan opini di media sosial yang harus kita hentikan,” kata Rismon.

Rismom menambahkan, polemik yang berkembang justru semakin meluas dan tidak mereda. Dia menilai, berbagai narasi, termasuk soal video AI yang turut dilaporkan, menunjukkan situasi yang tidak sehat dalam ruang publik.

“Jadi kalau ini kan semua sudah ke mana-mana ini sekarang gitu lho, bahkan video AI juga dilaporkan. Ya jadi kita sangat miris lah dengan apa ini, bukan malah mereda, bukan malah menyadarkan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rismon juga menyoroti pelaporan terhadap dirinya terkait video yang disebut sebagai hasil AI. Dia mempertanyakan langkah tersebut, mengingat pihak yang memahami konten itu sebagai AI justru tetap mendukung pelaporan terhadap dirinya.

“Harusnya kan situsnya atau akunnya yang dilaporkan gitu lho, meskipun dia bilang itu AI. Dia sudah paham itu AI tapi setuju saya dilaporkan, itu kan bias,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rismon menegaskan bahwa rencana pemberian buku kepada JK bukan berasal dari dirinya, melainkan inisiatif pihak lain. Dia meminta agar hal tersebut diklarifikasi langsung kepada pihak yang bersangkutan.

“Jadi jangan langsung ke Rismon. Yang ngirim saja Arif Ihsan. Gitu lho. Arif Ihsan mengenal saya, iya. Tetapi apakah Rismon yang inisiatif mengirim itu? Ya tanya Bang Arif Ihsan,” tuturnya.

Sementara itu, manajemen Buku Gibran End Game, Arif Ihsan mengakui bahwa dirinya yang menginisiasi pengiriman pesan kepada pihak JK untuk menjadwalkan silaturahmi sekaligus menyerahkan buku. Dia menyebut, pesan tersebut dikirim pada 2 Maret, namun tidak dilanjutkan karena situasi sudah berubah.

“Jadi benar Bang Aiman, saat itu tanggal 2 Maret ya, itu inisiatif saya,” kata Arif.

Arif juga memastikan tidak ada permintaan uang dalam rencana tersebut. Menurutnya, tujuan komunikasi hanya untuk bersilaturahmi dan menyerahkan buku.

“Tidak ada sama sekali,” tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut