RI-Filipina Sepakati Kerja Sama Nikel, Bisa Serap 180.600 Tenaga Kerja
Berdasarkan data United States Geological Survey (USGS) 2026, Indonesia dan Filipina secara bersama menguasai 73,6 persen produksi nikel global pada 2025. Indonesia sendiri menyumbang sekitar 66,7 persen atau 2,6 juta ton dan Filipina sebanyak 6,9 persen atau 270.000 ton.
Dari sisi cadangan, Indonesia memiliki 44,5 persen cadangan nikel dunia atau sebesar 62 juta ton, sementara Filipina memiliki 3,4 persen atau 4,8 juta ton.
Hubungan dagang kedua negara juga semakin erat. Sepanjang 2025, total nilai ekspor Indonesia ke Filipina mencapai 10,22 miliar dolar AS atau setara dengan 8,4 persen dari total nilai impor Filipina, menjadikan Indonesia sebagai mitra dagang terbesar ketiga bagi Filipina setelah China dan Jepang.
Editor: Reza Fajri