Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Andi Azwan Blak-blakan Bongkar Kejanggalan Ijazah Rismon Sianipar: Diduga Palsu!
Advertisement . Scroll to see content

Refly Harun Sebut Pelaporan Rismon Serangan Balik: Makin Kelihatan Ijazah Jokowi Palsu

Kamis, 05 Maret 2026 - 22:04:00 WIB
Refly Harun Sebut Pelaporan Rismon Serangan Balik: Makin Kelihatan Ijazah Jokowi Palsu
Pengacara Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa, Refly Harun. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Refly Harun, pengacara Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa menilai pelaporan terhadap Rismon Sianipar terkait dugaan ijazah palsu merupakan bentuk serangan balik atas isu dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Dia mengatakan polemik ijazah Rismon memberikan justifikasi bahwa polemik ijazah Jokowi harus dibuktikan. 

"Jadi gini, justru ya, ketika mereka mempermasalahkan ijazahnya Rismon, maka sesungguhnya ketika RRT (Roy, Rismon, Tifa) mempermasalahkan ijazah Jokowi, itu ya mereka memberikan justifikasi bahwa sesungguhnya persoalan ijazah itu adalah persoalan yang memang harus dibuktikan," kata Refly dalam program Interupsi bertajuk 'Babak Baru, Rismon Dilaporkan Ijazah Palsu' di iNews, Kamis (5/3/2026).

Refly menekankan kapasitas Rismon dengan Jokowi berbeda. Dia berkata, Rismon merupakan warga negara yang kritis terhadap kekuasaan sebelumnya, sementara Jokowi merupakan mantan penguasa.

"Karena itu sesungguhnya, ketika kemudian dia (Rismon) diserang balik, dipertanyakan soal kredensialnya. Menurut saya ya, justru ini makin memperlihatkan, ya kan, bahwa dugaan 99,9% ijazah Jokowi palsu itu menemukan pembenarannya. Karena Anda menyerang balik. Itu kayaknya the killing the messenger, ya kan?" kata Refly.

Menurutnya, apa yang dialami Rismon seperti dirinya yang mendapat somasi ketika bersuara lantang. 

"Kan kampungan banget, coba coba bayangkan. Orang kok debat-debat ada yang mensomasi," tegas Refly.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut