Realisasi Investasi RI Semester I 2026 Tembus Rp1.010 Triliun, Serap 1,44 Juta Tenaga Kerja
"Ada, negara lima besarnya. Memang Singapura dalam 10 tahun terakhir ini masih memegang perannya sebagai investor terbesar di Indonesia. Singapura kurang lebih 8,8 miliar dolar, kemudian diikuti oleh Hong Kong 7,6 miliar dolar, China 4,9 mliar dolar, Jepang 1,9 mliar dolar, Amerika Serikat 1,7 mliar dolar," urai Rosan.
"Tetapi sebetulnya terjadi pergeseran sedikit di kuarter kedua ini, karena investor terbesar kita itu justru adalah Hong Kong di kuarter kedua, itu di angka kurang lebih 5,5 miliar USD, baru diikuti oleh Singapura, Tiongkok, Jepang, dan Amerika Serikat. Tapi secara overall di semester pertama ini masih ditempati oleh Singapura," tuturnya.
Tak hanya itu, Rosan memaparkan bahwa pada semester pertama ini, realisasi investasi di sektor hilirisasi tercatat menyumbang hampir 30 persen atau setara 29,7 persen dari total realisasi nasional, merepresentasikan pertumbuhan tahunan sebesar 6,9 persen.
Sektor mineral masih mendominasi pilar hilirisasi dengan serapan modal mencapai Rp206,5 triliun, diikuti sektor perkebunan dan kehutanan senilai Rp54,4 triliun, minyak dan gas bumi Rp35,4 triliun, serta sektor perikanan dan kelautan yang menyumbang Rp3,8 triliun.
Seturut itu, dia menjabarkan soal efek rambatan dari ribuan triliunan rupiah untuk mendompleng perekonomian. Semisal terbukanya lapangan kerja di lintas sektor dalam jumlah tidak sedikit.
"Dan ini target, sesuai dengan target kami, itu adalah 49,5 persen dari total target dalam satu tahun. Dan yang paling penting adalah kita bisa lihat di sini penyerapan tenaga kerjanya itu mencapai 1.448.862 orang, atau kurang lebih peningkatan 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya," kata Rosan.
"Jadi trennya kita melihat hilirisasi ini ke depannya, baik dalam negeri maupun luar negeri, kita ketahui ada beberapa proyek hilirisasi yang dikerjakan juga oleh Danantara," tuturnya.
Editor: Aditya Pratama