Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ekonomi RI Membaik, Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di Kuartal I 2026 
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Ungkap Saldo Uang Pemerintah di BI Sisa Rp120 Triliun

Senin, 06 April 2026 - 17:52:00 WIB
Purbaya Ungkap Saldo Uang Pemerintah di BI Sisa Rp120 Triliun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan saldo uang pemerintah yang tersisa di BI saat ini Rp120 triliun. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan saldo uang pemerintah di Bank Indonesia (BI) saat ini tersisa Rp120 triliun. Secara keseluruhan, pemerintah masih memiliki Rp420 triliun.

Purbaya memastikan defisit anggaran tetap terkendali di bawah batas aman 3 persen melalui kombinasi efisiensi belanja dan pemanfaatan cadangan kas. Menurutnya, pemerintah terus melakukan simulasi (exercise) dengan berbagai skenario harga minyak, termasuk jika rata-rata harga minyak menyentuh level 100 dolar AS per barel hingga akhir tahun.

“Jangan tambah berapa, jadi gini yang penting adalah kita bisa melakukan langkah-langkah pengkhidmatan di sana-sini, sehingga dengan asumsi harga minyak dunia 100 dolar rata-rata sampai akhir tahun, APBN kita masih bisa ditekan, defisitnya di bawah 3 persen. Sekarang 2,92 persen kalau saya nggak salah. Itu outlook-nya,” ujar Purbaya saat ditemui usai rapat dengan Komisi XI DPR, Senin (6/4/2026).

Ia pun menjelaskan bahwa pemerintah masih memiliki Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang sangat besar sebagai pelindung jika terjadi lonjakan harga minyak yang ekstrem hingga 150 dolar AS.

Dari total Rp420 triliun, Rp300 triliun telah ditempatkan ke bank Himbara dan daerah demi mendorong ekonomi. Dengan rincian Rp200 triliun awalnya digelontorkan ke lima bank Himbara lalu kembali digelontorkan Rp100 triliun lagi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut