Purbaya Siapkan Rp15 Miliar untuk Aktifkan Kembali 11 Juta Peserta PBI BPJS
JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menyiapkan dana Rp15 miliar untuk proses reaktivasi otomatis 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang sempat dinonaktifkan. Dana tersebut akan dicairkan sesuai permintaan Menteri Kesehatan untuk mendukung masa transisi selama tiga bulan ke depan.
Purbaya menegaskan dana tersebut sudah tersedia dalam pos anggaran kesehatan dan hanya tinggal menunggu koordinasi teknis dengan pihak BPJS Kesehatan.
"Nanti kan BPJS tinggal minta ke saya, itu ada satu anggaran yang masih dibintangi dia tinggal perbaiki atau tinggal datang ke saya, mungkin minggu ini juga cair. Jadi nggak ada masalah. Nggak terlalu besar kan," ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Senin (9/2/2026).
Menurutnya, pendanaan untuk reaktivasi iniakan disalurkan melalui sektor kesehatan di kementeriannya. Oleh karena itu, ia menjamin ketersediaan likuiditas untuk kebijakan mendesak ini.
Kejar Tax Ratio 12 Persen, Purbaya: Kita Pesta Makan-Makan kalau Terjadi
"Lewat kesehatan itu dari kita. Lewat kesehatan jatuhnya. Yang punya duit kan saya," ungkapnya.
Purbaya soal Penemuan Safe House untuk Simpan Emas Suap: Kita Masih Belum Bersih!
Meski terdapat kuota tetap, Purbaya menegaskan anggaran negara tetap fleksibel untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan demi menjaga keberlangsungan layanan kesehatan bagi masyarakat miskin.
"Ya kita atur kalau emang ada lonjakan yang signifikan ya tambah. Ini kan fleksibel semua... Kalau memang diperlukan karena menjaga BPJS-nya supaya tetap sehat,” kata dia.
Selain dana reaktivasi sementara tersebut, Purbaya mengungkapkan pemerintah juga telah menyuntikkan dana sebesar Rp20 triliun ke BPJS Kesehatan. Namun, pencairan dana jumbo tersebut masih menunggu kejelasan program dan proposal resmi dari manajemen BPJS Kesehatan.
Purbaya merinci sebesar Rp10 triliun rencananya dialokasikan untuk memperkuat permodalan, namun detail penggunaannya belum dipaparkan secara jelas oleh pihak BPJS kepada Kementerian Keuangan.
"Kita sudah inject Rp20 triliun lho ke BPJS. Sudah masuk tinggal cair saja. Tapi program mereka belum jelas mau diapain itu... Harus ajukan proposal ke saya. Kalau clear baru kita keluarkan. Mereka masih bingung. Jadi bukan salah saya tuh," tegas Purbaya.
Editor: Puti Aini Yasmin