Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pansel OJK Dibentuk, Pendaftaran Calon Anggota Dewan Komisioner Resmi Dibuka
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Siapkan Rp15 Miliar untuk Aktifkan Kembali 11 Juta Peserta PBI BPJS

Senin, 09 Februari 2026 - 14:00:00 WIB
Purbaya Siapkan Rp15 Miliar untuk Aktifkan Kembali 11 Juta Peserta PBI BPJS
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan anggaran Rp15 triliun untuk proses reaktivasi 11 juta perserta PBI BPJS Kesehatan yang sempat dinonaktifkan. (Foto: iNews.id/Anggie)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menyiapkan dana Rp15 miliar untuk proses reaktivasi otomatis 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang sempat dinonaktifkan. Dana tersebut akan dicairkan sesuai permintaan Menteri Kesehatan untuk mendukung masa transisi selama tiga bulan ke depan.

Purbaya menegaskan dana tersebut sudah tersedia dalam pos anggaran kesehatan dan hanya tinggal menunggu koordinasi teknis dengan pihak BPJS Kesehatan.

"Nanti kan BPJS tinggal minta ke saya, itu ada satu anggaran yang masih dibintangi dia tinggal perbaiki atau tinggal datang ke saya, mungkin minggu ini juga cair. Jadi nggak ada masalah. Nggak terlalu besar kan," ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, pendanaan untuk reaktivasi iniakan disalurkan melalui sektor kesehatan di kementeriannya. Oleh karena itu, ia menjamin ketersediaan likuiditas untuk kebijakan mendesak ini.

"Lewat kesehatan itu dari kita. Lewat kesehatan jatuhnya. Yang punya duit kan saya," ungkapnya.

Meski terdapat kuota tetap, Purbaya menegaskan anggaran negara tetap fleksibel untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan demi menjaga keberlangsungan layanan kesehatan bagi masyarakat miskin.

"Ya kita atur kalau emang ada lonjakan yang signifikan ya tambah. Ini kan fleksibel semua... Kalau memang diperlukan karena menjaga BPJS-nya supaya tetap sehat,” kata dia.

Selain dana reaktivasi sementara tersebut, Purbaya mengungkapkan pemerintah juga telah menyuntikkan dana sebesar Rp20 triliun ke BPJS Kesehatan. Namun, pencairan dana jumbo tersebut masih menunggu kejelasan program dan proposal resmi dari manajemen BPJS Kesehatan.

Purbaya merinci sebesar Rp10 triliun rencananya dialokasikan untuk memperkuat permodalan, namun detail penggunaannya belum dipaparkan secara jelas oleh pihak BPJS kepada Kementerian Keuangan.

"Kita sudah inject Rp20 triliun lho ke BPJS. Sudah masuk tinggal cair saja. Tapi program mereka belum jelas mau diapain itu... Harus ajukan proposal ke saya. Kalau clear baru kita keluarkan. Mereka masih bingung. Jadi bukan salah saya tuh," tegas Purbaya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut